Bahan Alat Pelindung Diri yang Harus Digunakan

Musim wabah Corona ini membuat alat pelindung diri atau APD menjadi sangat dibutuhkan, terutama untuk tim medis yang bekerja di rumah sakit. Dengan begitu, alat ini menjadi sangat langka karena sudah dipakai oleh banyak tim medis dan yang lain di segala penjuru.


Artinya untuk mendapatkan APD ini menjadi sangat mahal, karena memang biasanya semakin banyak permintaan akan suatu barang maka akan semakin mahal harganya.

Selain itu, karena pemakaian APD setiap hari tidak seperti masa-masa sebelum virus corona muncul maka penyediaan APD ini menjadi cepat habis. Karena, memang pasien yang terinfeksi virus ini semakin membludak dan tidak ada berhenti setiap harinya.

Oleh karena itu, banyak pihak yang merasa mampu berbondong-bondong membantu untuk mendonasikan atau menyumbangkan dan mengirimkan jutaan APD kepada seluruh rumah sakit yang ada terutama rumah sakit yang khusus menangani pasien corona ini. Mulai dari selebriti, selebgram, pengusaha dan banyak lagi berusaha membantu dan mendukung tim medis untuk mengatasi wabah ini.

Variasi Bahan dan Jenis Alat Pelindung Diri
APD ini juga memiliki kriteria, baik dari jenis APD yang dipakai hingga jenis bahan pembuat APD tersebut. Jenis APD yang dipakai antara lain terdiri dari masker, jubah, kacamata, sarung tangan, penutup kepala atau topi bedah dan sepatu.

Semua yang berhubungan dengan penanganan virus ini dan pasien-pasiennya memang diharuskan menggunakan APD termasuk petugas ambulans yang menjemput pasien tersebut ke rumahnya, yang harus dipakai adalah beberapa jenis peralatan tadi.

Alat pelindung diri itu juga memiliki kriteria dalam segi bahan-bahan pembuat APD tersebut. Ada dua jenis pakaian pelindung diri ini, yaitu yang disebut Hazmat dan disposable jumpsuit. Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk  kedua jenis APD itu adalah bahan yang bisa menahan atau melindungi para tim medis untuk berkontak langsung dengan pasien, bahkan ada yang hanya untuk sekali pakai. Karena, virus ini menyebar melalui air liur dari batuk si pasien ataupun kontak fisik.

Tren Baru Topi Anti Corona
Musibah wabah virus penyakit corona ini ternyata tidak hanya berdampak negatif, tapi juga banyak dampak positif yang muncul. Selain membuat masyarakat menjadi memiliki pola hidup sehat dengan rajin cuci tangan, serta menjadikan seluruh masyarakatnya menjadi saling bantu dan saling dukung juga menjadikan diantaranya  menjadi orang-orang kreatif.

Salah satu contohnya dengan membuat banyak barang yang berhubungan dengan pencegahan virus seperti hand sanitizer, obat-obatan herbal hingga salah satu barang APD yaitu topi anti corona.

Fungsinya tetap sama bisa menghindari penularan virus corona, bahkan juga bisa digunakan oleh tim medis sebagai penggunaan APD yang kini sedang kekurangan. Mungkin bisa dijadikan inspirasi bagi pembuat APD yang diperuntukkan bagi tim medis agar bisa membuat bentuk penutup kepala seperti topi anti corona yang sedang laris ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »