5 Tips Sukses Ajari Toilet Training Kucing

Anda baru saja mengadopsi anak kucing? Ya, anak kucing memang sangat menggemaskan. Namun, jika si anak kucing tidak diajari toilet training kucing, tentunya hal ini akan sangat mengganggu kebersihan rumah.


Tips Sukses Ajari Toilet Training pada Anak Kucing
Bagi Anda yang suka memelihara kucing dan tidak ingin repot membuang kotorannya. Tentunya Anda wajib tahu tips untuk anak kucing toilet training. Penasaran apa saja tips yang bisa Anda coba? Yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

1. Pahami latar belakang anak kucing
Hal pertama yang harus dilakukan sebelum Anda mengajari kucing toilet training adalah mengetahui latar belakangnya terlebih dahulu. Cari tahu dari mana anak kucing ini berasal, misal apakah dia masih memiliki ibu atau anak kucing jalanan yang ditelantarkan.

Jika si anak kucing ini memiliki ibu, tentunya ia sudah diajari oleh ibunya bagaimana cara buang air. Biasanya anak kucing akan terlatih dengan sendirinya melakukan buang air di pasir. Sedangkan jika tidak, maka Anda harus lebih ekstra dalam mengajarinya.

2. Sediakan kotak pasir yang sesuai dengan ukuran
Jika Anda sudah mengetahui latar belakangnya, maka kini saatnya Anda melakukan toilet training kucing. Caranya adalah dengan menyediakan kotak pasir yang sesuai dengan ukurannya. Jangan terlalu besar dan jangan terlalu kecil.

Oh iya, untuk dading kotak juga pastikan memilih yang cukup tinggi agar pasir tidak kemana-mana, Anda juga harus mempertimbangkan lokasi kotak ini akan diletakkan dimana. Sebab, kotak ini ibarat toilet yang akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap jika tidak segera dibersihkan.

3. Pilih pasir yang tepat
Ada beberapa jenis pasir yang bisa Anda gunakan untuk mengajari si kucing toilet training. Jenis pasir ini adalah pasir halus, pasir kristal dan juga pasir beraroma. Jika Anda ingin pasir yang ramah di kantong, maka Anda bisa memilih pasir halus.

Namun, jenis pasir ini tidak bisa menyerap pipis si kucing dengan maksimal. Karena itu, Anda harus sering-sering membersihkan pasirnya. Sedangkan pasir wangi ini memiliki harga yang sedikit mahal. Namun, ia memiliki fungsi untuk menghilangkan bau yang tidak sedap dari kotoran kucing.

Sedangkan pasir kristal adalah pasir yang paling mahal. Pasir ini tentunya jauh lebih efisien, bebas debu dan tidak berbau saat digunakan. So, di sini Anda bisa tentukan pasir yang dipilih sesuai dengan kebutuhan.

4. Bersihkan kotak pasir dua kali sehari 
Selamat jika kucing Anda sudah mau buang air di kotak pasir. Nah, yang perlu Anda lakukan adalah melakukan pembersihan ada kotak pasir secara teratur. Tujuannya adalah untuk mencegah bau yang tidak sedap dan timbulnya penyakit.

Jika Anda memiliki banyak waktu yang luang, maka Anda bisa membersihkan setiap kali si kucing buang air besar. namun, jika Anda tidak memiliki banyak waktu, Anda bisa membersihkannya 2 kali dalam sehari.

5. Selalu sedia stok pasir yang banyak
Hal yang tidak boleh Anda lupakan ketika mengajari anak kucing toilet training adalah Anda harus selalu sedia stok pasir. Jangan sampai kucing kekurangan pasir karena hal ini akan membuat ia bingung mau buang air di mana.

Apalagi jika kucing Anda sudah terbiasa melakukannya, maka Anda harus rajin-rajin mengontrol stok pasir yang ada di rumah. dengan begitu, kebutuhan si kucing akan toilet training bisa terpenuhi.

Bagaimana? Bukankah mudah ajari toilet training kucing? Jangan lupa gunakan tips di atas terlebih jika Anda pertama kali memiliki kucing. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan membantu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »